Inovasi Skrining TBC Anak di Puskesmas Pajarakan merupakan upaya peningkatan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) pada anak melalui skrining aktif dan terintegrasi di Posyandu, kunjungan rumah, dan Puskesmas. Inovasi ini menyasar seluruh balita, khususnya balita dengan gizi kurang, gizi buruk, serta balita yang mengalami penurunan atau tidak mengalami kenaikan berat badan selama dua bulan berturut-turut. Pelaksanaan inovasi meliputi identifikasi status gizi, edukasi kepada orang tua, skrining TBC, anamnesis, pemeriksaan Mantoux, rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan bagi balita terduga TBC, pemberian pengobatan sesuai SOP, intervensi perbaikan gizi, serta monitoring dan evaluasi kepatuhan minum obat dan peningkatan berat badan. Keunggulan inovasi ini adalah skrining TBC anak dilakukan secara aktif dan menyeluruh melalui seluruh Posyandu, dengan melibatkan tenaga kesehatan desa, kader, orang tua, dan jejaring fasilitas kesehatan. Implementasi inovasi terbukti meningkatkan capaian penemuan TBC anak di Puskesmas Pajarakan dari 7 kasus (41%) pada tahun 2024 menjadi 19 kasus (105%) pada tahun 2025, sehingga mendukung percepatan penemuan dan penanganan kasus TBC anak serta peningkatan status kesehatan dan gizi balita.
Kesehatan
GITA CEKATAN (GIZI BALITA KURANG TANGGAP CEK TBC ANAK)
Inovasi Skrining TBC Anak di Puskesmas Pajarakan merupakan upaya peningkatan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) pada anak melalui skrining aktif dan terintegrasi di Posyandu, kunjungan rumah, dan Puskesmas.





Reviews
There are no reviews yet.