FERTIGEL merupakan inovasi pupuk hidrogel organik slow-release yang memanfaatkan limbah organik seperti sisik ikan, tongkol jagung, dan kulit pisang sebagai bahan baku untuk membantu tanaman tetap tumbuh dan produktif pada kondisi keterbatasan air, khususnya saat menghadapi musim kemarau panjang dan fenomena El Niño. Teknologi hidrogel pada FERTIGEL memiliki kemampuan menyerap, menyimpan, dan melepaskan air serta nutrisi secara bertahap sehingga kebutuhan irigasi dan penggunaan pupuk dapat lebih efisien. Inovasi ini sekaligus mengoptimalkan nilai ekonomi limbah organik yang selama ini berpotensi menjadi sampah, mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia, serta memberikan alternatif pupuk yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. FERTIGEL ditujukan bagi petani di Kabupaten Probolinggo sebagai solusi dalam menghadapi kondisi kekeringan dengan meningkatkan efisiensi pemanfaatan air dan nutrisi sekaligus mendukung pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan kondisi iklim.
Agribisnis, Jasa, Masyarakat dan Pelajar, Pangan
FERTIGEL: Inovasi Pupuk Hidrogel Slow Release dari Limbah Organik untuk Pertanian Tangguh Iklim
FERTIGEL merupakan inovasi pupuk hidrogel organik slow-release yang memanfaatkan limbah organik seperti sisik ikan, tongkol jagung, dan kulit pisang sebagai bahan baku untuk membantu tanaman tetap tumbuh dan produktif pada kondisi keterbatasan air, khususnya saat menghadapi musim kemarau panjang dan fenomena El Niño.






Reviews
There are no reviews yet.